| Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya, semoga bermanfaat :) | Maaf jika blog ini jarang diupdate karena admin sibuk dengan tuntutan dunia nyata. |

Saturday, April 7, 2012

Sejarah Singkat Perusahaan Kereta Api Indonesia

0 comments
Sejarah Singkat Perusahaan Kereta Api Indonesia -

Tanpa peran Raja-raja di Jawa mungkin sebutan Argogede, Argowilis dan Parahyangan Serta KA-KA lain tidak terwujud. Maka keberadaan Kereta Api (KA) di Indonesia tidak lepas dari peran Raja-raja di Jawa. Dengan surat Raja (diperkirakan Raja Mataram) No. 270 tanggal 28 Mei 1842, mengusulkan kepada pemerintah Hindia Belanda agar membangun jaringan KA. Setelah melalui proses cukup panjang, akhirnya pada tahun 1871, Gubernur Jendral hindia Belanda Bose menyusun rancangan undang-undang pembuatan jalan KA Pemerintah di Jawa, yang disahkan pada tanggal 6 April 1875, hal ini menandai lahirnya KA di bumi Nusantara secara de-jure. Sedangkan secara de-facto, jalan KA di Indonesia di bangun oleh perusahaan swasta, NV Nederlandsch Indisce Spoorweg MIJ (NISM), yang membangun jaringan KA dari Kemijen – Tanggung, Jawa Tengah, sepanjang 26 kilo meter. Pembangunan jaringan KA ditandai pencangkulan pertama pembuatan badan jalan rel oleh Gubernur Jendral Belanda Mr. L A J Baron Sloet Van De Beele tanggal 17 Juni 1846. Empat tahun kemudian, tanggal 17 Juni 1868 KA lintas Kemijen – Tanggung dapat dioperasikan yang kemudian secara berturut-turut dilanjutkan dengan pembangunan jaringan KA di seluruh Jawa, Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Selatan bahkan di Sulawesi, sebelum dipindahkan ke Burma saat penjajahan Jepang yang dikenal dengan Rhomusha. Sejalan dengan perjalanan sejarah, berkat rahmat Allah SWT dan perjuangan rakyat Indonesia, Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 dapat dikumandangkan yang diikuti pengambilalihan (Nasionalisasi) secara resmi perusahaan-perusahaan penjajah Bangsa Indonesia. Nasionalisasi perusahaan KA terjadi pada tanggal 28 September 1945, yang untuk selanjutnya dijadikan “Hri Kereta Api”. Dengan Nasionalisasi tersebut, maka berdirilah perusahaan KA Pemerintah di Indonesia dengan bentuk perusahaan Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI), yang dipimpin oleh Direktur Djendral Kepala Jawatan Api (DDKA), Ir. Mohammad Efendi Saleh. Setelah berjalan hampir delapan tahun, kepemimpinan tersebut digantikan oleh Ir. R. Abuprayitno, bentuk perusahaan, berubah menjadi Djawatan Kereta Api (DKA) hingga akhirnya pada tahun 1963 melalui Peraturan Pemerintah Nomor 22/ 1963, perusahaan berubah status menjadi Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA). Karena situasi politik pada tahun 1965 hingga 1967 cukup genting dengan pecahnya pemberontakan PKI, maka kepemimpinan dipegang oleh ABRI, dengan Brigjen Sentot Iskandardinata sebagai pimpinannya, yang pada tahun 1968 digantikan oleh Ir. R. Soemali. Tahun 1971, dengan PP No. 61/1971, status perusahaan kembali mengalami perubahan. PNKA diganti dengan PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api). Selanjutnya secara berturut-turut pimpinan PJKA dijabat oleh Ir. Pantiarso (1978-1981), Ir. Soedjono Kramadibrata (1981-1986), Ir. Soeharso (1986-1889), Ir. Harbani (1989-1991), Drs. Anwar Suprijadi, Msc (dengan sebutan Kaperjanka). Pada tanggal 2 Januari 1991, dengan ditandai pembacaan ikrar karyawan-karyawati Perumka, status perusahaan berubah lagi menjadi Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) dengan PP 57/1990 tanggal 1 Oktober 1990, dengan Direktur Ut. Pada masa kepemimpinan Drs. Eko Haryoto ini, status perusahaan kembali mengalami perubahan. Bentuk perusahaan yang semula Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka), melalui PP No. 19 tahun 1998, tanggal 3 Februari 1998, berubah status menjadi Perusahaan Perseroan PT Kereta Api (Persero). Selain itu melalui keputusan Presiden No. 38 tahun 1999, tentang pengecualian perusahaan perseroan tertentu yang dapat dikecualikan dari pengalihan tugas, dan kewenangan Menteri Keuangan selaku pemegang saham atau rapat umum pemegang saham (RUPS) kepada Menteri Negara Pendayagunaan Badan usaha Milik Negara (BPUMN), ditetapkan bahwa PT Kereta Api tetap dibawah naungan Departemen Perhubungan Keppres yang ditandatangani Presiden Bahrudin Yusuf Habibie tersebut, ditandatangani pada tanggal 17 Mei 1999, menandai mulai diberlakukannya status PT, namun demikian, secara efektif baru diberlakukan pada tanggal 1 Juni 1999. Sekian sejarah tentang kereta api...

5 Cara Lulus Ujian Sejak Dini

0 comments
5 Cara Lulus Ujian Sejak Dini -

Memang benar momen Ujian Nasional, sangat ditakuti bagi sebagian pelajar yang akan melanjutkan sekolah atau tamat belajar. Saya sendiri pernah mengalami yang namanya Ujian Nasional memang seperti masa-masa penghabisan.. haha :D Soalnya kenapa ? Karena pada masa-masa mendekati UN biasanya banyak kegiatan sekolah, tugas-tugas sekolah berhamburan, ada acara ini itu, ribet deh dan ada juga yang mengikuti Bimbingan Belajar, bahasa kerennya "Bimbel". Saya pribadi tidak terlalu merepotkan UN, karena kebiasaan dan cara kerja yang dijalankan santai, mau tau caranya : 1. Biasakan mempelajari mata pelajaran yang pada akhirnya akan di UN kan, seperti 3 pelajaran pokok diantaranya IPA, Matematika, B.Inggris. Tiga pelajarn ini wajib hukumnya untuk diutamakan, sedangkan untuk pelajaran yang lain dinomor duakan. Tetapi ya nggk ditinggalin gitu aja lah.. :D pelajarn yang tetap diimbangi.. Tetapi yang pasti 3 pelajaran diatas harus betul-betul diasah. 2. Perbanyaklah membaca soal-soal UN terdahulu, sebab kebanyakan soal UN diambil dari soal-soal terdahulu dan hanya ditambah beberapa soal baru. (versi saya) 3. Membaca buku minimal 1 jam perhari. 4. Rajin-rajin search di mbah google, pembahasan soal-soal UN. 5. Yang tidak kalah pentingnya kamu dapat berdoa dan meminta setiap hari kepada Tuhan, pasti dengan usaha doa yang dipanjatkan, niscaya Tuhan akan memberikan jalan. Ya sekian, itu cuma beberapa saran saya. Salah benarnya tergantung dari diri anda masing-masing, jadi jangan terlalu memberatkan diri anda untuk menghadapi UN. Karena bila kita memaksakan diri berlebihan hasilnya akan tidak baik. Pilihlah cara yang mudah tetapi hasilnya TOP.

Listrik Wireless

0 comments
Listrik Wireless -

Keyboard wireless menggunakan koneksi infrared. Sementara mouse dan printer wireless memanfaatkan bluetooth. Ethernet card juga wireless, sudah mendukung IEEE 802.11 a/b/g/n, dan IEEE 802.16 untuk koneksi WiMAX. Tapi, di mana kabel power yang menghubungkan PSU dengan sumber listrik? Apakah PC ini menggunakan baterai seperti halnya laptop, atau jangan-jangan sudah menggunakan pengantar listrik wireless?


Kumparan Induksi
Teknologi pentransferan energlistrik tanpa kabel atau transmisi power wireless ini sebenarnya sudah lama didemonstrasikan oleh Nicholas Joseph Callan pada 1836, dengan menggunakan kumparan (coil) induksi yang terdiri dari dua gulungan kabel yang diisolasi. Kumparan pertama yang dialiri listrik dari baterai menginduksi kumparan kedua yang diletakkan berjauhan Callan menggabungkan hasil penemuan dua ilmuwan sebelumnya, yakni William Sturgeon dan Michael Faraday. Sturgeon menemukan elektromagnet hasil mengaliri kabel yang dilingkarkan pada sebatang besi pada kumparan 1825. Sementara Michael Faraday yang menemukan prinsip induksi elektromagnetik, yakni perubahan medan magnet dapat mempengaruhi aliran listrik pada kabel yang berada di dekatnya.Pada awal 1900-an, Nicola Tesla berhasil menyalakan lampu tanpa kabel power di ruang eksperimennya! Penemuan Tesla ini sangat mengesankan, namun tidak serta merta langsung disebarluaskan dan dikembangkan sebagai metode transmisi listrik wireless. Sikat gigi elektrik tanpa baterai yang kini telah banyak di pasar, telah memanfaatkan metode ini. Menggunakan charger tradisional tentu akan membahayakan sikat Oleh karena itu, hampir semua sikat gigi, yang setiap harinya terkena air. gigi elektrik di-charge menggunakan coupling induktif. Metode ini menggunakan medan magnet yang secara alami terdapat pada kabel yang dialiri listrik.

Setiap kali arus listrik bergerak melalui seutas kabel, sebuah lingkaran medan magnet tercipta di sekelilingnya. Menggulung kabel menjadi sebuah kumparan akan meningkatkan medan magnet. Semakin banyak putaran kabel pada sebuah kumparan, semakin besar medan magnet yang dapat dihasilkan. Jika ada gulungan kabel lainnya yang diletakkan pada medan magnet yang dihasilkan oleh kumparan tadi, arus listrik akan terinduksi ke dalam kabel tersebut. Begitulah inti dari cara kerja sebuah transformer, dan bagaimana sebuah sikat gigi elektrik di-charge.